Tanda-tanda
Dokter spesialis onkologi IDAI, Dr. dr. Teny Tjitra Sari, Sp. A(K), MPH, menjelaskan macam-macam gejala kanker anak yang perlu diwaspadai:
- Penurunan berat badan terus menerus, tanpa penyebab pasti.
- Nyeri kepala (dengan atau tanpa muntah) Pembengkakan pada sendi, punggung, atau kaki.
- Pembengkakan dapat semakin membesar dengan nyeri yang menetap.
- Benjolan atau massa pada perut, kepala, leher, dada, dan panggul.
- Memar, ruam, atau pendarahan berlebihan.
- Infeksi yang menetap.
- Keputihan di belakang pupil mata.
- Mual atau muntah.
- Selalu merasa lelah, lelah berlebihan.
- Perubahan pada mata atau penglihatan.
- Demam tanpa sebab, terjadi berulang dan terus menerus.
Dalam media briefing yang diadakan IDAI, dokter Teny mengimbau agar para orangtua mengamati kondisi tubuh dan kesehatan anak mereka.
Apabila orangtua mengetahui tanda-tanda kanker pada anak mereka, sebaiknya segera membawa si kecil periksa ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti yang mendasarinya.
Apakah kanker pada anak bisa dicegah?
Menurut pemaparan Teny pada media briefing yang digelar IDAI, Sabtu (4/2/2023), kanker anak tidak dapat dicegah.
Anak mempunyai kecenderungan menderita beberapa tipe kanker karena adanya perubahan gen yang diturunkan atau diwariskan dari orangtuanya.
Meski demikian, pola hidup dan konsumsi makanan sehat sebaiknya diterapkan kepada si kecil untuk mencegah kanker pada saat dewasa.
Dikutip dari P2PTM Kemkes, orang tua juga perlu mengajak anaknya untuk mengecek kesehatan secara berkala untuk mengetahui lebih dini terkait risiko kanker atau masalah kesehatan lainnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







