Sepi Pengunjung, Tujuh Gerai Transmart Ditutup Permanen
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Lantaran sepi pengunjung, sejumlah gerai PT Trans Retail Indonesia terpaksa tutup operasionalnya.
Tujuh gerai tersebut, adalah Transmart Mangga Dua Square (Jakarta), Transmart ITC Kuningan (Jakarta), Transmart ITC Permata Hijau (Jakarta), Transmart ITC Cempaka Mas (Jakarta), Transmart Mal Ambasador (Jakarta), Transmart Tamini Square (Jakarta), dan Transmart Kepri Mall Batam.
Penutupan gerai hipermarket itu ramai diperbincangkan di media sosial Twitter.
Salah satu pemicunya karena harga yang dibanderol tergolong mahal.
"Dulu saat masih Carrefour, lumayan ramai karena harga kompetitif. Saat sudah jadi Transmart, banyak yang jadi sepi kayak gini," demikian cuit @strategi_bisnis dipantau Rabu (2/2/2023) dilansirn Berita Satu.
Baca juga: Harga Berbagai Jenis BBM di SPBU Nasional dan Multinasional Per 1 Februari 2023
Para konsumen bilang, Transmart sekarang mahal-mahal. Pelanggannya price sensitive.
"Kalau tidak ada perubahan, banyak gerai Transmart yang akan tutup," kata cuit tersebut.
Dilansir Tempo.co, Vice President Corporate Communication Transmart, Satria Hamid, mengatakan sebanyak tujuh dari 95 gerai Transmart yang tersebar di Tanah Air ditutup permanen.
Penutupan gerai tak dilakukan serentak, tapi bertahap sejak terjadi pandemi Covid-19.
"Iya benar, ada beberapa gerai Transmart yang ditutup," kata Satria.
Satria mengungkapkan, langkah penutupan gerai retail itu terpaksa dilakukan untuk melakukan efisiensi di tengah gempuran ekonomi yang tengah melanda Indonesia.
"Opsi penutupan toko ini terpaksa dilakukan untuk efisiensi, karena seperti kita tahu akibat pandemi ini pola belanja masyarakat banyak mengalami perubahan," kata Satria.
Satria menambahkan, selain efisiensi, penutupan toko juga dilakukan untuk memperkuat bisnis retail yang sedang dilakukan oleh PT Trans Retail Indonesia.
"Tentunya ini serangkaian movement untuk memajukan ekonomi bangsa, strategi kami juga untuk menguatkan toko yang dilakukan penutupan tersebut, jadi kita resizing store," kata Satria.
Untuk itu, Satria meminta dukungan kepada masyarakat agar Transmart dapat terus bertahan dan mengembangkan bisnisnya di tengah gempuran ekonomi saat ini.