Ada Jejak Harimau di Perkebunan Sawit, ini Penjelasan BKSDA

Namun, komunikasi yang dilakukan melalui telepon seluler kepada petugas Bhabinkamtibmas mengatakan, bahwa petani yang melapor belum bisa dihubungi karena masih bekerja di kebunnya.

Pihaknya memperkirakan harimau itu sedang bergerak mengarah ke habitatnya hutan SM Giam Siak Kecil.

“Kota Siak dan hutan Taman Nasional Zamrud berjarak sekitar 10 kilometer. Di mana di antaranya sudah banyak permukiman dan kebun warga,” terang Genman.

Meski begitu, tim Mitigasi saat ini masih memastikan informasi tersebut untuk selanjutnya melakukan observasi di Kampung Merempan.

Genman mengatakan, kemungkinan harimau itu keluar dari hutan dan melintasi perkotaan di Kabupaten Siak, karena kekurangan pakan di habitat sehingga keluar mencari mangsa.

Genman berpesan saat ini membutuhkan informasi untuk keberadaan satwa dilindungi tersebut.

“Jika melihat harimau harap laporkan ke aparat terdekat atau ke call centre Balai Besar KSDA Riau di nomor 081374742981,” pesan Genman. (Mc Riau)

Editor Restu