Setiap pesawat mampu membawa 800 Kilogram bahan semaian garam atau NaCl dalam sekali terbang, dengan teknik penyebaran yang dilakukan secara manual pada koordinat yang telah ditentukan.
Pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca dibawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
TMC dilaksanakan dari tanggal 25 Desember 2022 sampai dengan tanggal 3 Januari 2023 mendatang. Hingga hari ini, Selasa (27/12) telah dilaksanakan tujuh sorties penerbangan dengan 5.600 Kg NaCl yang telah disemai. (edj)
Editor: Erna Djedi







