Disebut Mirip dengan Kehidupan Nyata 3 Konglomerat Korea, ini Fakta-fakta di Balik Kesuksesan Drakor Reborn Rich
Selain itu, karakter lainnya, Mo Hyun Min (diperankan oleh Park Ji Hyun) merupakan salah satu keturunan keluarga kaya Soonyang Group, gaya rambutnya disebut mirip dengan anak kandung bos Samsung, Lee Boo Jin.
DI kehidupan nyata, Lee Boo Jin dikenal sebagai pengusaha sukses yang mengelola hotel milik grup Samsung, yaitu Hotel Shilla yang sering menjadi tempat pernikahan para artis terkenal Korea.
Drakor ini juga menggambarkan hal-hal detil seperti penggeledahan kantor karena diduga ada korupsi, bahkan menurut pemirsa Korea, penggambarannya sangat mirip dengan kejadian nyata di kantor Samsung beberapa tahun lalu.
Terkait dengan grup Hyundai, di drakor ini juga digambarkan saat Soonyang Group sangat terobsesi mengambil alih perusahaan otomotif dalam menghadapi krisis IMF, mirip dengan kejadian nyata yang pernah dilakukan bos Hyundai pada 1990 saat berhasil mengalahkan Samsung Group dalam mengakuisisi perusahaan otomotif KIA Motors.
Kemudian disebut mirip dengan kisah sukses pemilik agensi Big Hit Entertainment, Bang Si Hyuk, saat karakter lainnya Jin Hyun Jun yang ingin menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan hiburan Mega Hit Entertainment.
Tak hanya itu, karakter serta kebiasaannya juga disebut mirip dengan Bang Si Hyuk di kehidupan nyata.
Tak hanya itu, bahkan di kehidupan nyata, abang kandung Bang Si Hyuk merupakan pemegang saham terbesar sekaligus ketua sebuah perusahaan Korea yang juga ada hubungannya dengan Samsung Group.
Menurut beberapa netizen, tak heran jika kemudian drakor Reborn Rich sukses menarik perhatian pemirsanya karena sangat detil menggambarkan realita kehidupan para konglomerat Korea, bahkan sampai ke kebiasaan harian mereka dan gaya berpakaian.
Terkait drakor Reborn Rich, saat ini sudah memasuki episode 14 dari total 16 episode, tayang tiap Sabtu dan Minggu malam di JTBC.
Ratingnya selalu menanjak tiap episodenya, bahkan episode terbaru berhasil meraih angka 24,9 persen, membuatnya menduduki posisi kedua sebagai drakor tertinggi ratingnya sepanjang sejarah TV kabel Korea.