Penyebabnya, kawasan ini berpotensi terjadi perluasan awan panas dan aliran lahar.
Mukdas mengimbau warga untuk mewaspadai Gunung Semeru potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, lontaran batu pijar, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu ke puncak.(aqu)
Editor Restu







