Warga Binaan Lapas Karang Intan Panen Terong Ungu Melimpah, Aji pun Senang
WARTABNJAR.COM, MARTAPURA – Aji tampak senang karena dia dan teman-temannya setelah sebulan lebih menanam terong ungu, kini sudah bisa panen.
Bahkan hasilnya terbilang melimpah.
Tak hanya itu, dia bahkan bisa menikmati terong ungu hasil kebunnya itu berupa masakan enak untuk dinikmati bersama.
Aji dan teman-temannya bisa berkebun hingga menghasilkan panen melimpah itu usai mengikuti program pembinaan kemandirian di bawah Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Martapura, Kabupaten Banjar.
Hari ini, Jumat (18/11/2022), dia dan teman-temannya serta Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel) panen terong ungu tersebut di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Aji merupakan satu di antara sekian banyak warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan yang mengikuti program ini.
“Senang, hasil kerja keras lebih dari satu bulan ini berbuah manis, menghasilkan panen melimpah, selanjutnya kami akan kembali menyiapkan lahan untuk tanaman sayur lainnya seperti kangkung dan sawi,” ungkap Aji.
Sementara itu, Kalapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo mengatakan, warga binaannya memiliki potensi di bidang perkebunan, dan itu semua diberdayakan dalam program kemandirian perkebunan.
"Lahan-lahan kosong dimanfaatkan dengan baik, digarap dan dikelola sehingga hari ini kita bisa laksanakan panen terong ungu,” ujar Kalapas, Jumat (18/11/2022) siang.
Kalapas menuturkan, budidaya tanaman cepat panen seperti terong, kacang, sawi dan bayam juga dilakukan, dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan mencukupi kebutuhan warga binaan yang ada di Lapas Narkotika Karang Intan.
"Suksesnya budidaya terong ungu ini, tidak lepas dari keuletan dan kesabaran warga binaan, juga peran aktif petugas melakukan pendampingan," tuturnya.
Hasil panen ini nantinya akan masuk ke dapur Lapas untuk diolah menjadi masakan yang bisa dinikmati warga binaan.
Berbagai pembinaan kemandirian diselenggarakan Lapas Narkotika Karang Intan, dengan harapan mampu menciptakan warga binaan yang produktif dan mandiri setelah bebas nanti. (qyu)
Editor: Yayu
Baca Juga: Pemuda Banjar Ngaku Imam Mahdi dan Nabi Ke-26 Diamankan, Kembali Dikirim ke Sambang Lihum