Selain itu, mendorong produksi pangan unggulan seperti daging dan telur ayam agar bisa mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat, serta memperkuat komunikasi efektif lewat TPID guna menjaga ekspektasi inflasi masyarakat untuk memastikan inflasi agar kembali ke kisaran sasaran 3±1% pada 2023.

Senada dengan itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengapresiasi BI atas dedikasi, upaya, dan sinergi pengendalian inflasi yang telah dan akan terus dilakukan.

Baca Juga :

Sejarah Panjang Korps Brimob, Pernah Dikerahkan ke Kalsel Menumpas Kelompok Ini

Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, pihaknya telah melakukan 6 (enam) kali kegiatan Pasar Murah, dan hingga akhir tahun akan dilakukan 20 (dua puluh) kali lagi guna melindungi warga dari dampak kenaikan harga-harga.

“Supaya dampaknya terasa masif, upaya pengendalian inflasi wajib dilakukan secara bersinergi, seperti halnya hari ini,” kata Ibnu Sina.

Pihaknya juga mengapresiasi upaya BI dalam memantau aktivitas perekonomian dan dinamika harga lewat berbagai survei, serta mengajak responden BI untuk menjaga kualitas data dan informasi demi melahirkan kebijakan yang tepat dan akurat.

Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada responden terbaik BI, penyerahan undian berhadiah kepada pengunjung, penukaran Uang Rupiah, serta dimeriahkan oleh hiburan panggung rakyat dengan penyanyi dangdut lokal, Adiez Momo.

Ke depan, sinergi kebijakan antara Pemerintah Daerah dengan BI melalui TPID dan GNPIP dalam mendorong ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, kestabilan harga, dan komunikasi efektif akan terus diperkuat untuk memastikan inflasi agar segera kembali ke sasaran yang ditetapkan.(edj)

Baca Juga :

Cek Fakta PT Pos Berikan Bantuan Subsidi Ekonomi Nasional Rp 2 Juta

Editor : Erna Djedi