Viral! 8 Oknum Polisi Aniaya Perawat dan Sekuriti RS Bandung di Medan, Begini Kronologinya
WARTABANJAR.COM, MEDAN - Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan dengan penyerangan oleh sekelompok orang ke Rumah Sakit Bandung di Medan Sumatera Utara.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa orang tiba-tiba menyerang ke rumah sakit itu.
Kedatangan sekelompok orang tersebut, membuat para perawat dan petugas media berlarian ketakutan.
Setelah video itu viral, kepolisian setempat melakukan penyelidikan hingga diketahui pelaku penyerangan adalah oknum anggota polisi berjumlah delapan orang.
Baca juga: Jasad Orok di Kolong WC Umum Gegerkan Warga Pulau Kerasian Kotabaru
Tim gabungan kepolisian pun kemudian mengamankan delapan oknum polisi diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat dan sekuriti Rumah Sakit (RS) Bandung, Jalan Mistar, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu subuh 6 November 2022 itu.
Kedelapan oknum polisi tersebut, menjalani pemeriksaan maraton oleh Bidang Propam Polda Sumut dan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan.
Penangkapan para oknum polisi itu, dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
"Atas Perintah Kapolda Sumut Oknum personel Polri yang terlibat untuk segera di proses dan tindak tegas," ucap Hadi.
Baca juga: Pelanggaran Lalu Lintas Akan Dihitung Sistem Poin, Sanksinya Hingga Cabut SIM!
Polda Sumut pun membagikan kronologi kejadian tersebut, di media sosial di akun instagram @poldasumaterautara.
Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui peristiwa akibat kesalahpahaman dari salah seorang anggota Polri Bripda T dengan Petugas sekuriti RS Bandung, dan salah seorang perawat, Wanda Winata di salah satu Hotel di kota Medan.
Berawal dari empat orang yang sama-sama berteman dan saling mengenal, yakni Bripda T, Debye selaku mahasiswi, Ayu selaku perawat RS Bandung, Iten selaku mahasiswi mereka nongkrong di salah satu cafe dan meminum alkohol.
Setelah itu pukul 4 subuh mereka menuju hotel memesan dua kamar, karena Iten dan Ayu mabuk, agar tidak ribut keluar kamar mereka dikunci dari luar oleh Bripda T.
Tetapi Ayu marah dan menelepon kawan-kawannya sekuriti RS Bandung dan perawat atas nama Wanda Winata.