WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Turut berduka atas tragedi Itaewon, sejumlah selebriti papan atas Korea ini mengenakan busana serba hitam saat di bandar udara.

Para wartawan memoto penampilan mereka tersebut saat melintas di bandara.

Selebriti tersebut seperti Kwon Eun Bi, The Boyz, Park Eun Bin, WEi, dan banyak lagi terlihat di bandara saat mereka harus bepergian ke luar negeri untuk melanjutkan jadwal pekerjaan.

Dibandingkan dengan waktu lain, para selebriti ini terlihat dalam suasana hati yang lebih serius mengenakan pakaian hitam sehubungan dengan tragedi Itaewon baru-baru ini.

Park Eun Bin terlihat menuju ke Bangkok, Thailand, kemarin Jumat (4/11/2022) untuk tur fan meeting Asia-nya.

Aktris itu terlihat mengenakan pakaian serba hitam di bandara dan dengan tenang menundukkan kepalanya daripada dengan antusias melambaikan tangannya.

Anggota WEi juga terlihat mengenakan pakaian hitam dan terlihat lebih serius.

Mereka terlihat di bandara pada Kamis (3/11/2022) lalu menuju Osaka, Jepang.

Di hari yang sama, anggota ATEEZ juga terlihat mengenakan pakaian berwarna lebih gelap, sementara sebagian besar anggota terlihat mengenakan pakaian hitam.

ATEEZ dilaporkan bertolak ke San Fransico, AS untuk tur dunia mereka 'ATEEZ WORLD TOUR [THE FELLOWSHIP: BREAK THE WALL].'

Sementara grup lainnya, The Boyz juga berpartisipasi dalam berkabung dan terlihat mengenakan pakaian hitam di bandara pada Rabu (2/11/2022) di bandara Internasional Incheon, menuju ke Tokyo, Jepang, untuk 'THE BOYZ JAPAN TOU: THE B-ZONE.'

Kemudian ada lagi penyanyi solo Kwon Eun Bi terlihat mengenakan gaun hitam dengan jaket hitam saat dia menuju ke Jepang pada 2 November untuk fanmeeting solo pertamanya.

Banyak selebriti yang terus berkabung atas tragedi Itaewon yang terjadi pada 29 Oktober lalu yang menyebabkan 156 kematian.

Melansir Allkpop, Sabtu (5/11/2022), data jumlah korban tewas akibat insiden itu mencapai 156 orang (130 warga Korea, 26 warga asing) tewas dalam kecelakaan ini, dan 191 orang cedera dengan rincian 33 orang luka berat dan 158 orang luka ringan.