Keluar Cari Makan Tanpa Izin, Santri Dihukum Berendam Berujung Maut

WARTABANJAR.COM, PEKANBARU – Santri Pondok Pesantren Ar-Royan di Rokan Hulu (Rohul), Riau, dihukum berendam di kolam hingga meninggal viral di media sosial.

Peristiwa meninggalnya santri itu dibagikan oleh akun Instagram @andreli_48, Selasa (1/11).

“Dihukum Berendam di Kolam, Santri Di Rohul Tewas Tenggelam,” tulis andreli_48 pada caption video unggahannya.

Dalam unggahan video itu memperlihatkkan foto kolam tempat terjadinya santri meninggal dunia dan diikuti slide foto pelaku yang menyebabkan santri meninggal.

Menurut keterangan andreli_48, pelaku berinisial LS adalah petugas keamanan pondok pesantren yang memberi hukuman kepada korban.

Peristiwa itu dimulai pada Sabtu (22/10) malam.

Korban berinisial MH dan teman-temannya keluar pondok pesantren tanpa izin untuk mencari makanan.

Setelah itu, mereka tidak langsung kembali pondok pesantren, tapi memilih menongkrong di lapangan sepak bola hingga Minggu (23/10) subuh, pukul 04.45 WIB.

Kemudian subuh-subuh, mereka pulang ke pesantren dengan cara sembunyi.

Namun, aksi mereka diketahui petugas keamanan.

Lalu petugas keamanan ini melapor ke pimpinan pesantren dan akhirnya korban dan teman-temannya dihukum dengan cara berendam di kolam selama 5 menit.

Setelah berendam, petugas keamanan meminta santrinya menyelam agar kepalanya basah di kolam berukuran 20 x 40 meter dengan kedalaman 1,75 meter itu.

Namun, saat mereka diminta keluar dari kolam, salah satu santrinya yang menjadi korban tidak kunjung naik.