Jokowi Buka Konferensi Ekonomi Kreatif 2022 di Bali: Ada Pameran Hingga Sesi Inspirator Global
Pertama adalah Creative Economy for Global Revival, kedua IP and Rights of the Creative, ketiga, Inclusive and SDG’s Agenda, dan keempat The Future of Creative Economy. Pembahasan tema ini akan melibatkan seluruh pihak terkait.
“WCCE 2022 akan melibatkan seluruh stakeholder ekraf global, yaitu perwakilan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, pelaku ekraf global, industri ekraf, asosiasi/komunitas ekraf, dan media. Target peserta event yang akan diselenggarakan secara hybrid ini sejumlah 3.000 peserta dari 50 negara,” kata Iman.
Iman melanjutkan, pelaksanaan WCCE ini sangat penting, sebab sejak awal WCCE merupakan inisiatif Indonesia untuk mengarusutamakan ekonomi kreatif di fora multilateral.
Pelaksanaan WCCE pertama di Bali pada 2018 telah melahirkan Bali Agenda of Creative Economy yang berupa 21 peta jalan (roadmap) pengembangan ekonomi kreatif global, pembentukan Friends of Creative Economy, pengesahan resolusi PBB tentang Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan (UNGA resolution on International Year of Creative Economy for Sustainable Development), dan pembentukan Global Center of Excellence and International Cooperation for Creative Economy (G-CINC).
“Diharapkan leadership Indonesia dalam pelaksanaan WCCE 2022 ini dapat mendukung visi Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain ekraf global pada 2030. Saya juga berharap WCCE dapat membuka kesempatan bagi para pelaku ekraf di seluruh dunia untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan yang inklusif, egaliter, dan berkelanjutan,” pungkas Iman. (edj)
Editor: Erna Djedi