WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih, Ir Yudha Achmady, memberi sinyal rencana tarif leding Banjarmasin naik.
Yudha menjelaskan, berdasarkan hasil audit sebelumnya, PT Air Minum Bandarmasih menjual rugi kurang lebih sebanyak Rp 250 per kubik.
Oleh sebab itu, PT Air Minum Bandarmasih, harus melakukan penyesuain tarif, agar tidak terjadinya kerugian, dan dapat meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik lagi.
“Terlebih lagi, sekarang sudah ada SK Gubernur Kalsel, yang telah menetapkan batas bawah dan batas atas tarifnya,” kata Yudha ditemui usai mengikuti RUPS perdana PT Air Minum Bandarmasih, Selasa (28/6/2022).
“Karena sementara ini, rata-rata tarif PT Air Minum Bandarmasin sendiri, masih ada dibawah batas bawah yang ada,” lanjutnya.
Namun untuk masalah penyesuaian tarif PT Air Minum Bandarmasih, masih ada melalui beberapa tahapan yang harus dilalui.







