BPKP Sebut Banjarbaru dan 4 Daerah Lainnya Belum Ada Upaya Nyata Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Monitoring dan pendataan strategi, tindakan, dan pencapaian target pemerintah daerah di Kalimantan Selatan ini sudah berlangsung selama dua minggu dengan menggunakan perangkat teknologi canggih "Siswas P3DN" yang dikembangkan oleh BPKP.
Penggunanya adalah seluruh unsur BPKP, Inspektorat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) setempat.
Hasil monitoring dan pendataan disampaikan langsung ke Presiden sebagai bahan rapat kabinet. Presiden juga telah menegur beberapa kementerian/lembaga di pusat yang belum memiliki strategi dan tindakan nyata.
Terpisah, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin ketika dikonfirmasi mengatakan, SK tim mendorong penggunaan produk dalam negeri sudah dibuat untuk persiapan.
"Proses masih berjalan," pungkasnya. (Has)
Editor : Hasby