"Yang tanya2 soal foto saya itu hoax ya gak bener, mana ada orang tua buat pengumuman kayak gitu kan mustahil gak masuk akal, saya minta tolong bagi temen2 yang punya fto saya atau ada teman kalian yang memposting foto saya tolong bilangin kalau itu hoax, saya bener2 minta tolong sama temen FB saya diam bukan berarti takut ya inget karma itu ada, tapi saya acungkan jempol buat yang brani atau tangan pertama yang buat berita kayak gitu anda emng hebat, tapi sepandai-pandainya tupai melompat ia pasti kan terjatuh juga jadi semoga yang buat berita tidak senono semoga baca postingan saya."

Begitu penjelasan pemilik foto di laman FB tersebut.

Masih dikutip dari timesindonesia.co.id, pihak kepolisian Polres Probolinggo, yang menanggapi adanya viralnya postingan itu menyampaikan bahwa postingan itu tidak benar atau hoaks.

“Kami telah memerintahkan Babinkamtibmas untuk mengecek kebenarannya. Kapolsek Krucil juga telah melakukan pengecekan, ternyata itu adalah informasi bohong atau hoaks,” kata Kasi Humas Polres Probolinggo, Bripka Muchtar.

Polres Probolinggo mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Probolinggo, untuk lebih bijak lagi bermedsos, jangan menyebar sesuatu yang belum tahu kebenarannya, seperti foto perempuan di selebaran kertas yang dicarikan jodoh oleh orangtuanya karena hamil di luar nikah, diharapkan untuk tidak menyebar foto itu lagi karena itu hoaks. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi