WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Komedian Aming selama ini memiliki banyak masalah hidup hingga membuatnya mengalami berbagai gangguan mental.

Hal itu diungkapkan Amin saat menjadi bintang tamu di podcast Ronal Suryapraja dan Tike Priatnakusumah beberapa hari lalu.

Menurut Aming, luka batin itu akibat pengalaman hidupnya yang tidak mudah.

Aming mengalami cobaan bertubi-tubi sejak sang ibunda meninggal dunia pada 2012 silam.

Aming juga mengaku memiliki gangguan kepribadian hingga mengalami depresi berat.

Aming mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual hingga menjadi seorang queer.

Queer adalah istilah seksual yang berarti seorang pria yang suka dengan lelaki tetapi lebih suka berhubungan seksual dengan perempuan.

"Pertama, ibu meninggal 2012, terus bapak meninggal 2015. Keduanya sama-sama penting tapi dekat bangetnya kan sama ibu," papar Aming.

"Terus 2016 anak meninggal, 2017 cerai, 2018 beres cerai, 2019 bisa nafas, i feel free," sambungnya.

Rupanya, usai merasa bebas dan bisa bernafas pada 2019 itu tak lama karena pada awal 2020 virus corona datang menghajar dunia.

Kehadiran virus corona ini hingga menyebabkan pandemi membuat Aming kembali terpuruk.

"2020 corona, jadi nggak ada waktu buat nafas. Pas corona datang itu bener-bener mentally emotionally breakdown," katanya lagi.

Gara-gara semua pengalaman pahit ini, Aming mengaku mengalami depresi berat, gangguan kepribadian berat, paranoid berat sampai OCD.

"Itu nggak enak banget, sampai PTSD (post traumatic syndrom disorder), dan sebagainya juga. Dan itu semua diatasi sendiri," sebutnya lagi.

"Nggak ada yang bantuin Aming tu?" tanya Ronal.

"Ada," jawab Aming.

"Siapa?" tanya Ronal lagi.

"Allah, Tuhan semesta alam," pungkasnya. (brs)

Editor: Yayu Fathilal