Kondisi saat ini, menurutnya komunitas terkadang lebih cepat bergerak ketika ada bencana ketimbang pemerintah daerah.
“Bisa lebih solid rukun, kompak, tidak hanya empat tahun usianya, bisa sampai jangka panjang dan mencakup berbagai elemen di masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Bang Dhin ini.
Terpisah Walikota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Pemko Banjarbaru, Abdul Malik berharap komunitas Option Platinum Banjarbaru bisa jadi komunitas yang terbesar.
Pesannya, agar komunitas bisa diisi dengan berbagai kegi bermanfaat tidak hanya member untuk anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat.
“Jangan hanya eksis berkumpul, tetapi bina kebersamaan untuk menumbuhkan rasa kepedulian.”
“Eksistensi yang ada juga bisa sangat bantu pemerintah sosialisasikan program pembangunan dengan mengajak masyarakat untuk anti narkoba anti hoax.”(aqu)
Editor Restu







