Pendataan warga yang mengungsi masih dilakukan.
“Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan terhadap warga yang terdampak,” imbuhnya.
Sementara itu beredar video di media sosial yang menunjukkan semburan lumpur panas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur membenarkan bahwa semburan lumpur panas itu dipicu gempa.
Akan tetapi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto sementara baru menerima laporan mengenai tanah bergerak usai gempa dan lokasi lumpur panas belum diketahui pasti.
“Sementara informasinya tentang tanah bergerak ya. Kalau untuk itu [lumpur panas] saya belum dapat info, nanti saya dalami dulu,” ujarnya. (brs/berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







