Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Banjar I Gusti Made Suryawati mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok minyak goreng terutama menjelang Ramadan 2022.

“Berdasarkan hasil monitoring tadi maka boleh dikatakan stok aman. Walau stok minyak goreng di PT Sungai Budi terbatas, tetapi bisa ditutupi dengan stok minyak goreng Alif dan stok yang ada di Indogrosir,” katanya.

Pihaknya pun menghimbau masyarakat untuk tidak menimbun minyak goreng dan bahan kebutuhan pokok lainnya. Terlebih lagi jelang memasuki bulan Ramadhan. (has)

Editor : Hasby