“Iuran yang ramai diperbincangkan itu hanyalah sebuah proposal, tidak ada unsur paksaan. Kami cuma ingin memberikan apresiasi kepada Nakes,” tegas Machli.
Dia juga menegaskan, tidak ada unsur ingin memperkaya diri dan sebagainya, tapi merupakan kesepakatan patungan membeli baju kaus untuk memeriahkan HKN.
Disinggung rencana DPRD akan memanggil dirinya terkait masalah ini, menurut Machli, ia siap memenuhi.
Dikatakannya, hal ini justru menjadi kesempatan dirinya menjelaskan sehingga bisa meluruskan opini yang berkembang akhir-akhir ini yang menyudutkan Dinkes seolah-olah melakukan pungli.
Sebagaimana diketahui, DPRD Kota Banjarmasin dikabarkan mengundang Kepala Dinkes Banjarmasin besok, Jumat (19/11) untuk menjelaskan masalah ini. (edj)
Editor: Erna Djedi







