Kadinkes Banjarmasin Akhirnya Buka Suara Terkait Dugaan Pungli Iuran HKN


WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kontroversi iuran yang ditarik Panitia Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin masih bergulir.

Iuran ini menjadi heboh setelah Wali Kota, H Ibnu Sina, mengaku tidak mengetahui adanya pungutan yang dikenakan kepada rumah sakit, klinik, dan laboratorium di Banjarmasin.

Alhasil, lantaran tanpa sepengetahuan dan izin wali kota, sejumlah kalangan menilai iuran ini sebagai pungutan liar.

Bahkan, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin dan Polresta Banjarmasin memberikan sinyal akan melakukan penelisikan atas ditariknya iuran tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, akhirnya buka suara terkait semakin ramainya pemberitaan terkait iuran ini.

Dia menegaskan, itu sifatnya proposal berkaitan penyelenggaraan HKN sekaligus memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan.