WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pengendara roda empat dan roda dua yang ingin melintas di Jalan Liang Anggang Banjarbaru yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut hingga malam ini masih dialihkan, Senin (16/11/2021).

Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor didampingi Kasat Lantas Polres Banjarbaru, Iptu Eko Guntar Lumbanraja kepada wartabanjar.com menyampaikan, pengalihan arus ini sampai jalan sudah dinormalkan.

Mengingat jika hujan tidak bisa dilintasi mobil kecil, kalau mobil roda enam masih bisa melintas.

“Kami menghimbau kepada pengendara roda dua dan roda tiga yang ingin melintas sebaiknya menggunakan jalan alternatif melintasi jalan Trikora,” kata Kasi Humas.

Umbar Supriadi untuk wartabanjar.com : Kondisi Jalan Liang Anggang Banjarbaru, Selasa (16/11/2021) siang.

Sebelumnya, Ketua RT 3 Pengayuan Liang Anggang Banjarbaru, Umbar Supriadi kepada wartabanjar.com mengharapkan agar pelaksanaan proyek tersebut cepat selesai. Warga sudah cukup lelah dan tidak bisa berusaha.

Atas kondisi jalan yang becek selama pelaksanaan proyek tersebut, ada warga yang nekat melewati jalan itu dan ada juga yang menggunakan jalan alternatif lain.

“Kondisi seperti bubur,” tambah Umbar Supriyadi, Jumat (12/11/2021).

Warga setempat, Hendra juga mengharapkan, pelaksanaan perbaikan Jalan Liang Anggang itu cepat selesai.

“Semoga cepat selesai saja, biar bisa aktivitas seperti biasa karena kasian juga sama anak-anak yang mau sekolahan,” harapnya.

Proyek perbaikan Jalan Liang Anggang yang dikerjakan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa itu dikeluhkan warga, selain pada musim hujan juga saat musim panas. Warga mengeluhkan debu karena minimnya penyiraman.

Pada papan proyek tertulis, nilai proyek sekitar Rp 41 miliar bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2021.

Waktu pelaksanaan selama 157 hari, kontraktor pelaksana PT Anugerah Karya Agra Sentosa, konsultan pengawas PT Prima Cipta Karsa.

Panjang ruas sekitar tiga kilometer. (dyn)

Editor : Hasby