Pemakaman Tiara Nabila Dipenuhi Mahasiswa Poliban, Meninggal 24 Hari Menjelang Ulang Tahun Ke-18
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Tiara Nabila, korban kecelakaan lalu lintas di Jalan R Soeprapto, depan Gedung Mahligai Pancasila, pada Rabu (3/11/2021) kemarin, pagi ini dimakamkan, Kamis (4/11/2021).
Tiara Nabila dimakamkan di kawasan pemakaman Jalan Pangeran, Banjarmasin Utara
Terpantau di kediaman Tiara Nabila di Jalan Simpang Belitung Gang Serumpun RO 002 RW 001, Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, dipenuhi pelayat yang sebagian besar kalangan masiswa Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).

Isak tangis terdengar tak hanya dari keluarga, rekan-rekan sesama mahasiswa Poliban juga banyak yang tak kuasa menaha kesedihan atas kepergian gadis yang bulan ini semestinya ia merayakan ulang tahun ke 18.
Ya, Tiara Nabila meninggal dunia bertepatan di bulan kelahirannya, November.
Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Tiara Nabila lahir 27 November 2003.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi, yang mengakibatkan seorang korbannya meninggal di lokasi kejadian, di kawasan Jalan R Soeprapto Banjarmasin Kalimantan Selatan, tepatnya di depan Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin Tengah, sekira pukul 18.00 Wita, Rabu (3/11/2021).
Kecelakaan itu antara truk dan motor jenis Scoopy yang ditumpangi Tiara Nabila dan seorang rekannya.
Dalam insiden ini, Tiara Nabila meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah diduga terlindas truk.
Sementara rekannya, Alda Arti, warga Jalan Kodeco Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, mengalami luka tidak menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.
Atas meninggalnya Tiara Nabila, civitas akademika Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menyampaikan belasungkawa.
Tiara yang baru berusia 17 tahun dan menginjak 18 tahun, merupakan salah satu mahasiswi perguruan tinggi yang berlokasi di kompleks Universitas Lambung Mangkurat, Jalan Brigjen H Hasan Basri, Banjarmasin Utara, itu.
Pihak Poliban menyebutkan, Tiara merupakan mahasiswi Program Studi Manajemen Informatika.
Putri dari Abdul Gafar itu, baru semester pertama mengecap pendidikan di Poliban.
Sementara itu, Ahonk, rekanan MG-Elang Utara Wilayah Barat, mewakili keluarga Nabila menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu evakuasi korban.