WARTABANJAR.COM - Viral kisah ibu kandung diserahkan ke panti jompo dengan surat bermaterai, kisah Trimah (65) jadi sorotan.

Wanita tua bernama Trimah jadi sorotan saat diterima panti jompo Griya Lansia Malang pada Kamis (28/10).

Trimah diantar ke panti jompo dengan surat penyerahan resmi dari ketiga anaknya. Bahkan tertera hingga pemakaman, jika meninggal dunia.

Sontak cerita ini langsung disambut amarah warganet. Seperti yang terlihat di akun Instagram sayap hati.

Banyak warganet yang mempertanyakan perasaan seorang anak kandung yang tega membuang ibunya.

Usai kisahnya viral, muncul pernyataan dari anak Trimah yang mengungkapkan alasan meninggalkan ibunya di panti jompo

Dilansir dari akun Instagram @viralkak, salah seorang anak Trimah mengatakan tidak benar kalau dia dibuang oleh ketiga orang anaknya.

"Saya akan meluruskan kabar yang menyatakan bahwa lIbu Trimah dibuang oleh anak-anaknya. Itu tidak benar."
katanya dilansir kan Youtube Jelajah Story yang diunggah Minggu, 31 Oktober 2021.

Suara perempuan yang mengaku salah satu anak Trimah tersebut menceritakan jika awalnya sang ibu dirawat oleh anak bungsunya, dari mulai sakit stroke sampai sembuh.

"Tapi saat dirawat adik saya, di sana setiap hari selalu berantem dengan menantu dan cucunya," jelasnya.

Sampai pada akhirnya sang anak terakhir dari Trimah tak lagi sanggup untuk mengurus sang ibu.

"Kemudian, saya tanya maunya apa? lbu bilang minta diurus oleh anak lelakinya. Akhirnya saya antarkan ke
anaknya yang laki-laki" katanya.

Kemudian, hal yang sama terulang, sang ibu membuat ulah dengan berantem dengan menantu dan cucunya.

"Akhirnya adik laki-laki sayapun sudah tidak kuat, tidak sanggup," imbuhnya.

Dia menyatakan jika juga tidak memungkinkan untuk merawat ibunya.

"Dia sudah membuat sakit hati suami
saya. Suami saya mengancam, jika saya mau merawat orang tua saya silahkan, tapi dia akan angkat kaki bersama
anak-anak saya", bebernya.

Sang anak sulung mengaku semakin bingung dan akhirnya memilih untuk menghubungi adik-adik dari sang ibu.