Komentar Nyinyir Deddy Corbuzier Soal Santri Tutup Telinga Dengar Musik Berujung Minta Maaf

Diaz, yang menjabat Staf Khusus Presiden Jokowi itu memberikan keterangan pada unggahannya. “Sementara itu… Kasihan, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. Tidak ada yang salah untuk merasakan sedikit kesenangan,” tulis Diaz.

Unggahan ini dikomentari Deddy. “Mungkin mereka lagi pakai airpod. Terganggu….ye kan,” tulis Deddy. Diaz membalas komentar Deddy. “Pinteeeerrrr,” tulisnya sambil memberikan emotikon tepuk tangan.

Walhasil, bukan saja mendapatkan hujatan dari masyarakat, para tokoh Nahdlatul Ulama yang terbiasa hidup di pesantren meminta Diaz dan Deddy tak asal menyebut para santri itu sudah tertanam bibit radikalisme.

Misalnya Yenny Wahid, putri Gus Dur, Presiden RI keempat pun meminta Diaz Hendripriyono lebih proporsional dalam menilai orang lain.

“Janganlah kita dengan gampang memberi cap seseorang itu radikal, seseorang itu kafir, dll,” tulisnya.

Menurut Deddy, yang mengungkapkan permohonan maaf sambil membuat podcast bersama Gus Miftah, pengelola Pondok Pesantren Ora Aji di Kalasan, ia berpikir para santri itu dilarang mendengarkan musik oleh gurunya.

“Tapi gurunya mendengar musik itu sambil memvideokan santri-santri itu,” katanya.

Deddy yang masuk Islam dituntun oleh Gus Miftah, mengakui tak memiliki pengetahuan soal para penghafal Al-Quran. “Yang saya tahu saat itu mereka lagi ngantre vaksin.”

Kekasih Sabrina Chairunnisa ini menjelaskan soal komentarnya yang menyinggung masalah airpod.