WARTABANJAR.COM, ACEH BESAR – Jagat maya digemparkan oleh sebuah video di Instagram yang memperlihatkan aksi seorang santri di Pesantren Kuta Baro, Aceh Besar, membakar gedung asrama.

Aksi nekat itu dilakukan karena pelaku mengaku sakit hati akibat sering dirundung oleh teman-temannya. Ia bahkan kerap diejek dengan sebutan “idiot” dan “tolol”.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Joko Heri Purwono, membenarkan bahwa tindakan tersebut dipicu oleh rasa sakit hati yang menumpuk.

“Aksi itu dipicu oleh rasa sakit hati yang telah lama menumpuk,” jelasnya.

Fakta Kasus

Lokasi: Pesantren Kuta Baro, Aceh Besar

Motif: Sakit hati karena perundungan

Kerugian: Gedung asrama hangus, ditaksir Rp2 miliar

Status: Pelaku sudah diamankan polisi

Proses: Polisi masih menyelidiki apakah kasus perundungan pernah dilaporkan ke pihak pesantren.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)

editor: nur muhammad