Korban sempat hendak dievakuasi rekanan ‘3 Serangkai’ (PMI, EBR, PSC) ke rumah sakit, namun menolak.

“Korban sempat akan dibawa menggunakan ambulans PMI, tapi tidak bersedia karena takut ke rumah sakit,” ujar salah satu personel rekanan ‘3 Serangkai’.
Sementara itu, sopir mengungkapkan kecelakaan itu terjadi akibat salah satu ban truk pecah.
“Ban pecah sehingga truk liar sulit dikendalikan lalu menabrak pohon,” ujarnya.
Korban kemudian dijemput ayahnya menggunakan mobil angkutan umum Martapura. (ehn)
Editor: Erna Djedi







