WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Seorang anak perempuan berinisial AP (11) dilaporkan tenggelam di aliran irigasi Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (28/4/2026).

Kini jasadnya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi di aliran irigasi Jalan Padang Anyar RT 09, Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, saat korban sedang mandi bersama dua orang temannya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Damkar dan Penyelamatan Banjar, Muhammad Kasyaf, menjelaskan korban diduga tergelincir saat hendak masuk ke aliran irigasi.

“Korban saat itu mandi bersama dua temannya. Diduga tergelincir saat hendak masuk ke irigasi,” ujarnya.

Ia menyebut korban kemudian tenggelam dan terbawa arus hingga sekitar 50 meter dari titik awal kejadian.

“Salah satu temannya kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar,” ungkapnya.

Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 14.36 Wita.

Tim langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.55 Wita.

“Petugas gabungan bersama tim water rescue langsung melakukan pencarian,” jelasnya.

Korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.04 Wita, sekitar 50 meter dari titik awal kejadian.

“Setelah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Raza Martapura untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” papar Kasyaf.

Ia menambahkan, lokasi tersebut merupakan saluran irigasi yang memiliki potensi bahaya, terutama bagi anak-anak.

“Dasarnya licin dan arus air bisa berubah,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami mengingatkan agar tidak menjadikan saluran irigasi sebagai tempat bermain atau mandi, karena risikonya cukup tinggi,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu