Eksistensi Mahasiswa di Mata Wabup Tanah Laut: PMII Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mitra Solutif Daerah

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Momentum pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanah Laut periode 2026-2027 menjadi sinyal kuat bagi kolaborasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Bumi Tuntung Pandang.

Kegiatan yang juga bertepatan dengan peringatan Harlah PMII ke-66 ini digelar di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, jajaran Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta ratusan kader dan alumni PMII.

Kehadiran para petinggi daerah ini menegaskan posisi strategis organisasi kepemudaan dalam gerak pembangunan lokal.

Syamsuddin, perwakilan dari Pengurus Besar PMII, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang dinilai sangat akomodatif terhadap pembinaan mahasiswa.

Ia menekankan bahwa identitas PMII sebagai anak kandung Nahdlatul Ulama tetap berfokus pada penguatan nilai-nilai moderasi dan kepemimpinan.

“PMII adalah organisasi kaderisasi. Dari proses kaderisasi itulah kita membangun sumber daya manusia yang memiliki wawasan keislaman, kebangsaan, dan kepemimpinan,” tegas Syamsuddin dalam sambutannya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli menitipkan harapan besar agar kepengurusan yang baru mampu bertransformasi menjadi organisasi yang solid dan solutif.

Ia menginginkan mahasiswa tidak hanya terjebak dalam rutinitas internal, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.