WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Emak-emak di Banjarmasin dilatih membuat souvenir tas purun dan sasirangan. Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin mengharapkan akan lahir wirausaha baru di kota seribu sungai ini.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari sejak 11 Agustus itu diikuti 25 peserta. Dilaksanakan di Rumah Alam Kompleks Andai Jaya Persada Kecamatan Banjarmasin Utara.
H Ibnu Sina berharap, semoga para peserta yang emak-emak dapat mengembangkan keterampilan dan juga punya kreasi yang bagus untuk pengembangan tas purun dan juga tas sasirangan. Melahirkan Wirausaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja.
“Mudah-mudahan dengan pelatihan ini lahir kreatifitas dan inovasi yang menarik, didesain tas purun yang fashionable kemudian juga layak dibawa ke acara-acara,” ucap H. Ibnu Sina.
Selain itu, ia menuturkan terkait ketersediaan bahan baku yakni tanaman purun itu sendiri akan ditanami kembali setelah dipanen atau dengan cara mendatangkan bahan baku dari daerah Kabupaten atau Kota di Kalimantan Selatan.
“Sebetulnya juga bisa kalau mau ditanam lagi, bisa semacam kampung purun juga yang di Mantuil kawasan yang masih luas yang bisa ditanam dan bisa didatangkan Kabupaten tetangga dari Barito Kuala dari Banjarbaru dari Hulu Sungai Utara,” tambah H Ibnu Sina.
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin menggelar pelatihan tersebut. Dihadiri oleh Ketua TP-PKK, Hj Siti Wasilah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muhammad Ikhsan Al-hak, serta Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin. (diskominfotik)







