WARTABANJAR.COM, BARABAI – Sebanyak 1.604 pelajar dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Balangan ambil bagian dalam English Competition 2026 yang digelar Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Murakata Student Center bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten HST di babak grand final berlangsung di Barabai, Kamis (23/7/2026).

Dari ribuan peserta tersebut, hanya 60 finalis yang berhasil melaju ke babak puncak. Mereka berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA/sederajat dan bersaing dalam sejumlah kategori, seperti spelling bee, storytelling, dan speech.

Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah H Gusti Rosyadi Elmi menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk membangun kualitas generasi muda menghadapi tantangan global.

Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi salah satu bekal penting untuk membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan peluang yang lebih luas.

“Kalau ingin melek dunia, salah satu sarana yang harus kita kuasai adalah bahasa Inggris. Namun saya ingin mengingatkan bahwa kecerdasan harus berjalan beriringan dengan akhlak. Orang boleh mengagumi kepintaran kita, tetapi mereka akan menghormati kita karena akhlak,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemampuan akademik tanpa dibarengi karakter yang baik tidak akan memberikan manfaat maksimal.

Karena itu, kemampuan berbahasa Inggris diharapkan dapat digunakan untuk menyebarkan kebaikan, membangun daerah, membanggakan orang tua, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga Anak Tidak Naik Kelas di SMAN 2 Banjarmasin, Orangtua Siswa Atlet KKO Datangi SMAN 12

Baca Juga: DPRD Kalsel Sikapi Serius Belasan Siswa Atlet Tidak Naik Kelas, Ombudsman Tunggu Laporan

Wabup juga mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi yang mampu menghadirkan peserta dari tiga kabupaten. Menurutnya, hal itu menunjukkan HST mampu menjadi salah satu pusat kolaborasi pendidikan di Kalimantan Selatan.

“Yang paling penting bukan hanya menjadi juara, tetapi keberanian untuk belajar, berlatih, dan tampil di depan umum. Itu adalah proses yang jauh lebih berharga,” katanya.