Orangtua Masa Kini Menyiasati Mengasuh Anak Sambil WFH

Psikolog Klinis Ratih Ibrahim pun menyatakan hal yang sama bahwa baik ibu dan ayah harus memiliki peran dan porsi yang sama besarnya dalam pengasuhan anak.

Ayah berperan besar untuk melengkapi respons perilaku yang lebih beragam agar bisa dikenali oleh si buah hati.

Dengan porsi peran yang seimbang antara ibu dan ayah khususnya di masa pandemi maka anak pun bisa menumbuhkan kepercayaan diri dan bisa melakukan eksplorasi diri dengan lebih berani.

“Kerja sama yang baik antara ibu dan ayah dalam proses pengasuhan akan menciptakan suasana keluarga yang hangat dan aman, suasana ini mendukung buah hati tumbuh berkembang dengan optimal,” kata psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.

Selain berbagi peran dan porsi pengasuhan, untuk memberikan hasil yang optimal dalam menjalankan kerja dari rumah orang tua perlu membagi ruang dan penjadwalan waktu sehingga bisa memisahkan antara kepentingan kerja dan keluarga.

Misalnya ayah dan ibu bekerja di ruang kerja atau di kamar tidurnya dengan jadwal pukul 09.00-17.00 WIB, sementara anak belajar di ruang tamu atau di kamarnya mulai pukul 07.00 WIB-13.00 WIB, setelahnya ia bisa bermain atau mengerjakan tugas sekolah hingga orang tua selesai bekerja.

Selama jam itu baik anak maupun orang tua dilarang saling menganggu sehingga saling memahami batasan kegiatan.

Pastikan ada waktu jeda atau istirahat sehingga kegiatan keluarga tidak terabaikan saat berada di dalam rumah.