WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Walau bukan seorang muslim, aktor Betrand Antolin gemar melakukan wakaf Alquran bagi yang membutuhkan.

Menjelang hari Idul Adha 2021 ini, Betrand kembali hendak mewakafkan Alquran pada anak yatim.

Aksinya itu pun menuai pujian dari publik di media sosial, namun tak hanya pujian, Betrand pun ternyata masih mendapat komentar nyinyir.

"Niat yg baik tapi jangan lupa cek kitabnya jgn sampe ada yg dikurangi dihilangkan atau ditambahkan ayat-ayatnya, ingat tdk ada makan siang gratis apalagi yg nymbang non islam," kata netizen bernama akun MuhammadRus** yang diunggah Betrand di Instagram.

View this post on Instagram

A post shared by Bertrand Antolin (@bertrand1407)

Dalam kolom keterangan, Betrand pun memberikan jawaban menohok atas komentar-komentar dari netizen serupa.

"Sy berapa kali ditegur soal memegang Al-Quran, katanya ga boleh. Lalu kata Uztad boleh koq asal yg ada terjemahannya, dan Al-Quran yg sy bagikan dari @asiapulppaper semuanya adalah Al-Quran yg ada terjemahannya, thats why aku pegang dan foto bareng @dewisandra," jelas Bertrand.

"Soal mengecek isi kitab, sudaaaah dicek sendiri oleh @dewisandra dan oleh guru besar nya... kata mereka aman koq Bertrand.. lanjuut... ya saya lanjuut.. udah ribuan yg dibagikan lewat saya," sambungnya.

Bertand pun menyebut bahwa ia hanyalah perantara untuk mewakafkan Alquran, oleh karena itu, ia tidak pernah gegabah dan kerap bertanya pada orang yang paham betul tentang Alquran.

"Sy adalah orang yg selalu nanya, mana rekomendasi terbaik dari temen2 dan sahabat2 agar ga salah dalam bertindak. Apalagi soal amanah," tegas Bertrand.

Buat mas Muhammad Rusli, semoga semua penjelasan sy bisa menjawab rasa yg mas alamin … kalo soal ‘Ga ada makan siang Gratis?’ Mas monggo main ama saya dan sahabat2 saya.. free makan pagi.. makan siang .. makan malam semuaa free.. kalo lauk abis pun akan di buatkan indomie 2 pake telor 2 ama krupuk dan es teh manis,” katanya menohok.

Berita Sebelumnya Dokter Sarankan Perhatikan Kandungan Garam Saat Konsumsi Mi Instan
Berita Selanjutnya HSS Tetap Konsisten Batas Wilayah Mengacu Kesepakatan 2003 dan 2006