Baru Berusia 15 Tahun, Pembalap Putri Tapin Berani Taklukkan Lintasan Drag Bike Banjarbaru
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Deru mesin dan knalpot berpacu mewarnai ajang Drag Bike Kejurnas Region 4 Putaran 2 Kalimantan Selatan di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Minggu (27/9/2026).
Di antara para pembalap yang turun ke lintasan, sosok Aqila Zaida Firdaus mencuri perhatian.
Usianya baru 15 tahun, masih duduk di bangku SMK, namun sudah berani menekuni dunia balap motor yang selama ini lebih banyak digeluti kaum laki-laki.
Aqila, yang akrab disapa Idaw, datang dari Banana Project, klub motor asal Rantau, Kabupaten Tapin.
Pada event tersebut, ia ambil bagian di kelas Bracket 9 dengan motor berkapasitas 145 cc.
Baca juga: Sejarah 12 Tahun, Libas Rangking 1 Ganda Campuran Amri/Nita ke Final Badminton Asian Games 2026
Baca juga: Mulai Selasa, PAM Bandarmasih Banjarmasin Bertahap Suplai Air Bersih ke Wilayah Terdampak Air Asin
Bagi Aqila, keikutsertaannya dalam drag bike bukan sekadar mengejar kecepatan.
Dunia balap menjadi tantangan sekaligus ruang baginya untuk menekuni hobi yang terbilang tidak biasa bagi seorang remaja perempuan.
“Bisa jadi tantangan baru di hobi. Jarang-jarang cewek punya hobi seperti ini,” ujar Aqila di sela kegiatan.
Persiapan menuju event tersebut pun dilakukan dalam waktu relatif singkat.
Aqila bersama tim melakukan persiapan sekitar dua minggu sebelum turun ke lintasan.
Meski sudah beberapa kali mengikuti event balap, Aqila mengaku belum pernah meraih juara.
Namun, hal itu tidak membuatnya berhenti mengejar pengalaman dan meningkatkan kemampuan di lintasan.
Di balik keberaniannya, dukungan keluarga menjadi salah satu penyemangat.
Sang mama bahkan turut hadir mendampingi Aqila saat mengikuti event drag bike tersebut.
Dukungan itu menjadi bagian penting bagi Aqila untuk terus menjalani hobinya sembari tetap menjalankan kewajibannya sebagai pelajar.
Kini, targetnya tidak berhenti pada sekadar mengikuti perlombaan.
Aqila menyimpan mimpi lebih jauh, yakni meningkatkan kemampuan dan prestasi hingga suatu saat bisa menjadi joki wanita bertaraf internasional.