WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Ratusan pemuda Karang Taruna berkumpul di pesisir Selatan Kalimantan, untuk memperkuat jaringan pemberdayaan masyarakat dan menjawab berbagai persoalan sosial lokal.

Ajang berkumpulnya pemuda ini, dirancang untuk memicu kolaborasi antargenerasi muda dalam menggerakkan potensi daerah.

Lautan tenda dan deretan aksi nyata menghiasi kawasan pesisir, lewat ajang Kemah Karya Bakti Wisata Karang Taruna (KKBWKT) XXXVII.

Pertemuan akbar ini menjadi ruang bagi para pemuda untuk mengasah kepedulian sosial, memperluas jaringan, serta memajukan sektor industri kreatif di tingkat lokal.

Rangkaian aksi dan kontribusi pemuda ini resmi berakhir di Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut, pada Minggu (27/09/2026). 

Selesainya agenda ini, menandai berakhirnya kegiatan yang sudah berlangsung selama beberapa hari di kawasan pesisir tersebut.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya peran strategis Karang Taruna, dalam merangkul masyarakat secara lebih luas. 

Wadah ini dinilai sangat pas untuk menjaga semangat pemuda, agar terus menghasilkan karya yang bermanfaat bagi daerah.

"Karang Taruna terus berkarya untuk masyarakat banua tercinta," kata Kepala Dinas Sosial Tanah Laut, Eko Trianto.

Baca Juga: Antisipasi Karhutla, Anggota Polres Tanah Laut Diminta Respons Cepat Titik Api

Baca Juga: Upaya Cegah Karhutla, Kasatpol PP dan Damkar Tanah Laut Tegur Warga Pembakar Sampah

Eko Trianto juga mengingatkan, selesainya acara bukan akhir dari segalanya, melainkan awal untuk mempererat tali silaturahmi. 

Para peserta didorong untuk terus saling belajar dan bertukar pikiran, terutama dalam menyelesaikan masalah sosial serta memajukan ekonomi kreatif di wilayahnya masing-masing.

"Ada pertemuan ada juga perpisahan," tutupnya.

Momen pengumuman pemenang kejuaraan dari berbagai lomba, yang digelar selama acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. 

Menariknya, setelah semua agenda usai, para peserta tidak langsung pulang. 

Mereka kompak turun ke pantai untuk memunguti sampah, dan membersihkan area Pantai Takisung sebelum akhirnya kembali ke rumah masing-masing. (Wartabanjar.com)