Waduh, Bagaimana Nasib Food Estate Kalteng? DPR Minta Kementan Evaluasi Total

Misalnya pengolah beras untuk jadi beras medium dan selanjutnya pengolah beras menjadi beras premium bernilai jual tinggi.

“Jadi kita harap tidak hanya untuk konsumsi nasional tapi juga konsumsi khusus. Kami harap Agustus nanti akan ada ekspor merdeka di mana konsumsi komoditi-komoditi tertentu akan menjadi ekspor utama kita, termasuk beras. Kita sedang bekerja sama untuk itu,” katanya.

Syahrul menyangkal penilaian soal program food estate yang dinilai tidak memiliki hasil nyata.

Pasalnya, menurut dia, proyek food estate yang digarap oleh Kementerian Pertanian cukup menunjukkan hasil.

“Izin, menurut saya yang selalu dipersoalkan adalah yang di Gunung Mas (Kalimantan Tengah), ada 2 ribu hektare, terdiri dari ubi kayu, ini ditangani Kementerian Pertahanan. Ini yang belum memperlihatkan (hasil) maksimal,” katanya.

Sesuai dengan permintaan Komisi IV DPR, Syahrul memastikan akan melakukan evaluasi terhadap program food estate di bawah kewenangannya yang tengah berjalan. (ant)

Editor: Erna Djedi