“Di berita itu gak ada sumber (pihak) SMRC yang dikutip. Tahu dari mana ada survei Kalsel bulan Desember? Setahu saya SMRC tak pernah rilis temuan survei Kalsel tahun 2019 atau 2020,” tegas Sirojudin.
Setelah Direktur SMRC membantah hasil survei yang dijadikan dasar oleh Denny, tentu disayangkan jika Denny sebagai pakar hukum tak melakukan klarifikasi ulang sebelum membuat pernyataan terbuka kepada masyarakat demi terjaganya kondusifitas jelang PSU Pilkada Kalsel 2021. (ant)
Editor: Erna Djedi







