Meski diliputi duka, Ariyanto, anak Sukirman, mengaku ikhlas atas musibah yang dialami ayahnya.
“Kami ikhlas, kami bersyukur bapak ditemukan meski dalam keadaan meninggal. Semua kami serahkan kepada pihak yang berwajib,” katanya.
Proses evakuasi korban ternyata tidaklah mudah.
Untuk membawa jasad Sukirman dari pinggir sungai ke jalan, tim relawan harus melewati tebing curam.
Pencarian dan evakuasi ini melibatkan para relawan dari HSS yakni Kerukunan BPK/PMK Kabupaten HSS (Hulu Sungai Selatan), ORARI, PMI HSS, Tagana HSS, relawan emergency, juga TNI serta Polri di wilayah Paramasan, Kabupaten Banjar. (edj)
Editor: Erna Djedi













