Namanya Sangar, Kue Gelembung Buaya Makanan Buka Puasa Ramadhan Khas Malaysia ini Sangat Diminati

Menurut Manajer Suzara Serunding, Nor Fatin Nabila Sukri (28) kue gelembung buaya sangat diminati, terutama saat Ramadhan dan musim perayaan.

“Proses pembuatan kue gelembung buaya memakan waktu sekitar enam jam. Setiap lapisan gelembung buaya harus diselesaikan satu per satu sesuai warnanya sebelum keduanya digabungkan. Tekstur gelembung buaya ini lembut, mudah ditelan dan rasa lemak yang manis merata membuatnya cocok untuk pemanis, salah satu alasannya sangat diminati dan digemari,” ujarnya saat ditemui Bernama di pabriknya di Kampung Laut.

Dia mengatakan selama bulan Ramadhan, mereka menyiapkan sekitar 150 bungkus kue itu setiap hari dengan setiap bungkusnya seberat 250 gram dijual dengan harga masing-masing RM3 (sekitar Rp 10.600).

“Pesanan yang diterima meningkat terutama sebelum festival tetapi kue ini cukup sulit untuk diproduksi dalam jumlah banyak karena stok kelapa muda yang sangat terbatas,” katanya.

Selama ini, pihaknya mendapat tanggapan positif dari pelanggan.

Mereka menyukai keunikan kue gelembung buaya dari Suzara Serunding ini karena rasanya yang kurang manis,” ujarnya seraya menambahkan kue tersebut diproduksi sesuai resep turun-temurun Suzara Serunding sejak tahun 1970.

Ditanya tentang permintaan kue tersebut tahun ini, dia mengatakan responnya sangat bagus dibanding tahun lalu. (brs)

Editor: Yayu Fathilal