"Ketika negara-negara memutuskan akan memprioritaskan satu vaksin atau lainnya mungkin membebaskan dosis, dan dengan melakukan itu kami akan mencoba untuk memastikan dosis tersebut tersedia tanpa penundaan, jika negara-negara bersedia untuk mewujudkannya," kata Berkely. (ant)

Editor: Yayu Fathilal