Penyerangan ke pusat perkantoran Freeport di Kuala Kencana itu dipimpin oleh Joni Botak, Guspi Waker dan Antonius Aim.
Kapolres Mimika memastikan dua anggota KKB yang dilaporkan terluka serius dan kini dalam kondisi sekarat itu tidak berani ke Timika untuk menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan yang ada.
“Dengan kondisi medan geografis yang begitu berat, apalagi mereka menjadi target kami karena masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) maka tidak memungkinkan mereka untuk dibawa berobat ke rumah sakit di Timika. Kami masih mendalami terus kondisi mereka seperti apa sekarang ini,” kata AKBP Era Adhinata.
Dia juga mengatakan pihaknya menangkap anggota KKB Joni Botak bernama Ter Jangkup bersama tiga rekannya saat hendak mengantar bahan makanan untuk kelompok bersenjata itu di ruas Jalan Trans Papua rute Timika-Nabire. (ant)
Editor: Erna Djedi











