VIDEO – PARAH! Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal Setelah Ditolak 4 RS, Prabowo Perintahkan Audit Total

WARTABANJAR.COM – Warta People, peristiwa di Jayapura ini menyisakan luka yang dalam. Seorang ibu hamil dalam kondisi kritis harus berkeliling dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain dengan total empat kali berpindah hanya untuk mendengar kata yang sama, ditolak. Alasannya macam-macam, dokter tidak ada, ruang operasi belum siap, fasilitas tidak lengkap. Di tengah situasi darurat, birokrasi dan ketidaksiapan fasilitas justru berdiri sebagai penghalang. Akhirnya, sang ibu dan bayi meninggal sebelum mendapat penanganan layak. Dua nyawa melayang bukan karena takdir semata, tetapi karena sistem yang gagal menjalankan tugasnya.

‎Tak heran Presiden Prabowo naik pitam. Ia memerintahkan audit total seluruh layanan kesehatan di Papua mulai dari rumah sakit, dinas kesehatan, alur rujukan, hingga manajemen internal. Tim Kemendagri dan Kemenkes sudah turun, memeriksa satu per satu titik masalah. Pemerintah provinsi pun mengakui ini adalah kemunduran besar dan berjanji mengganti pimpinan rumah sakit bila terbukti lalai. Tetapi Warta People, investigasi saja tidak cukup. Kita sudah terlalu sering mendengar “evaluasi”, namun perubahan lapangannya minim.

‎Inti masalahnya selalu sama, pelayanan kesehatan di wilayah 3T (Tertinggal,Terdepan,Terluar) berjalan setengah matang. Kekurangan dokter spesialis, fasilitas yang ringkih, pelayanan darurat yang tidak terstandarisasi, hingga aturan administratif yang justru memperlambat pertolongan. Kalau situasi genting masih bisa ditolak dengan alasan teknis, berarti ada yang salah dari cara kita memandang nyawa manusia.‎(Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca