WARTABANJAR.COM, YAHUKIMO – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melontarkan klaim provokatif. Melalui pernyataan yang beredar, Kodap XVI Yahukimo mengklaim telah menembak pesawat yang disebut membawa Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, saat melintas di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan.
Klaim tersebut disertai ancaman agar Wapres Gibran tidak memasuki wilayah yang mereka anggap sebagai “zona perang”. Namun hingga kini, tidak ada bukti konkret yang menyertai pernyataan tersebut, baik berupa dokumentasi maupun data pendukung lainnya.
TNI Tegas Membantah Klaim KKB
Menanggapi klaim itu, TNI dengan tegas membantah pernyataan KKB/OPM. Bantahan disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, yang menyebut klaim tersebut tidak berdasar dan menyesatkan.
Menurut TNI, tidak ada pesawat yang membawa Wapres Gibran Rakabuming Raka melintasi wilayah Yahukimo pada hari yang dimaksud. Agenda resmi Wakil Presiden hanya mencakup kunjungan ke Biak dan Wamena, dengan pengamanan ketat sesuai standar VVIP.
Pihak TNI menilai klaim tersebut sebagai upaya penggiringan opini publik yang bertujuan menciptakan ketakutan serta mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.
Imbauan kepada Masyarakat
Aparat keamanan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, khususnya yang beredar melalui media sosial dan saluran tidak resmi.







