Menurut J.Wide Company, “Kami baru-baru ini bertemu dengan orang yang pertama kali memposting tuduhan, dan mereka mengakui bahwa postingan tersebut dipalsukan. Sejak saat itu, postingan tersebut telah dihapus. Kami juga memutuskan untuk tidak mengambil tindakan hukum terhadap netizen itu namun kami berencana untuk secara konsisten memantau aktivitas online untuk setiap penyebaran rumor berbahaya.” (brs)
Editor: Yayu Fathilal







