WARTABANJAR.COM, GARUT - Kepolisian Resor Garut menangkap seorang tersangka kasus pembunuhan terhadap seorang wanita muda yang jasadnya dibuang ke pinggiran sungai di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Pelaku yang diduga membunuh sudah diamankan," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Adi Benny Cahyono melalui telepon seluler di Garut, Minggu.

Ia menuturkan tersangka berinisial DH (22) saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Garut.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," katanya.

Terkait motif dan kaitannya dengan korban, kata Kapolres, masih dalam proses pemeriksaan, selanjutnya akan disampaikan melalui konferensi pers.

"Pelaku berinisial DH, Senin akan kita ekspose," katanya.

Sebelumnya, korban yang diketahui bernama Weni Tania (21) warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan yakni sudah membusuk

Kepolisian Resor Garut menyelidiki temuan jasad perempuan dalam kondisi mengenaskan di pinggir Sungai Cimalaka, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.

Kepala Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat membenarkan adanya sosok wanita yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dan sudah bengkak.

"Kondisi mayat ditemukan dengan lubang anus tertancap sebilah bambu yang berukuran kurang lebih 60 sentimeter," kata Muslih.

Ia menuturkan jasad wanita itu pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan melintasi bantaran Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Jumat pagi.

Warga kemudian melaporkan temuan jasad itu ke kantor polisi, tidak lama kemudian sejumlah personel polisi, TNI, aparatur kecamatan dan masyarakat mendatangi lokasi.

Kondisi jasad pada saat ditemukan masih memakai kaos warna kuning dan celana jin warna biru, kemudian kondisinya sudah bengkak serta menimbulkan bau tak sedap.

"Kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk diperkirakan mayat tersebut sudah tiga hari," kata Muslih.

Ia menyampaikan kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematiannya karena masih dalam penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan warga setempat.