WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir Hj Suriatinah, menyatakan pihaknya kini sedang mendata petani ikan di provinsinya yang terdampak bencana banjir.
“Kita perlu mendata petani ikan seperti petambak atau yang memelihara/melakukan usaha perikanan dengan sistem kolam dan keramba (jala apung),” ujar menjawab Antara Kalsel saat berada di Banjarmasin, Rabu (27/1) lalu.
Pasalnya, menurut mantan Kepala Dinas Perikanan Kalsel itu, tidak sedikit usaha perikanan darat/air tawar terdampak bencana banjir yang melanda hampir seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.








