WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA – Aksi tercela oknum guru di Palangka Raya, sebut saja Kumbang (25) akhirnya terungkap.
Kumbang mengaku diancam akan disebarkan chat atau pesan mesumnya saat mau memesan laki-laki melalui aplikasi khusus LGBT, dikutip Minggu (28/9/2025).
Akhirnya Kumbang mengadukan kejadian ke Kedua Virtual Police Polda Kalteng, Cak Sam.
Baca Juga Rumah di Banjarmasin Selatan ini Miring, BPBD Beberkan Penyebabnya
“Awalnya saya mau bo laki-laki melalui aplikasi LGBT Cak. Ketemuannya di hotel di Palangka tapi saya tidak cocok harganya. Makanya saya gak jadi booking terus dia marah lalu mengancam akan nyebarkan chat tersebut ke sekolah tempat saya mengajar dan kampus saya dulu. Dia minta uang 300 ribu untuk menghapus chat tersebut,” curhat Kumbang ke Cak Sam.






