Bacaan Niat Qadha Puasa Ramadan dengan Artinya

WARTABANJAR.COM – Setiap umat muslim wajib mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan di hari lain atau dengan membayar fidyah.

Seperti tertera dalam firman Allah swt dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 185.

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Artinya, “Siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan Ramadhan, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS Al-Baqarah: 185).

Baca Juga

Juwita Diduga Sempat Diperkosa, Keluarga Minta Dilakukan Tes DNA Sperma di Rahim Korban

Saat qadha puasa, terdapat niat khusus yang harus dilafalkan dalam hati pada malam harinya.

Dikutip wartabanjar.com dari NU Online, lafadz niat qadha puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.