WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Tragedi gempa yang menimpa Kabupaten Banjar pada 13 Februari lalu bisa mengubah tata ruang Kabupaten Banjar.
Hal ini seiring kedatangan tim Ahli Geologi dari Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan pemantauan dan penelitian terhadap lokasi gempa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Yayan Daryanto mengatakan kedatangan tim bertujuan untuk memastikan hasil penelitian yang relevan dengan Kajian Resiko Bencana (KRB) dan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) yang sedang direview saat ini.
“Diharapkan hasil penelitian ini akan mendukung kegiatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dan Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjar.”
Baca Juga
Catat 11 Sasaran Pelanggaran Lalu Lintas di Operasi Keselamatan Intan 2024
“Jika KRB menunjukkan hasil kajian gempa, hal ini akan mempengaruhi pola ruang, misalnya, wilayah perkotaan yang tiba-tiba menjadi rawan bencana harus dipindahkan,” ungkapnya.







