WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Sebanyak 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, resmi dihentikan operasionalnya sementara waktu akibat sanksi administratif dari Badan Gizi Nasional pada Senin, 2 November 2026.

Kebijakan tegas ini merupakan bagian dari penertiban nasional yang diterapkan secara serentak terhadap total 6.097 dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Seluruh fasilitas tersebut dijatuhi sanksi suspend lantaran dinilai tidak tertib serta tidak disiplin dalam menyampaikan Laporan Penggunaan Dana Harian kepada pusat.

Pengawas Makan Bergizi Gratis dari Kodim 1009/Tanah Laut, Pelda Martiman, mengonfirmasi penghentian operasional belasan unit pelayanan tersebut melalui pesan WhatsApp ke Wartabanjar.com. 

Ia menjelaskan bahwa penangguhan ini berdampak langsung pada pelaksanaan program strategis pemerintah pusat di daerah.

Baca Juga Pria Residivis Curanmor Kembali Ditangkap di HST, Sudah 3 Kali Jalani Hukuman

Baca Juga Warga Berharap Tidak Asal Jadi, Dinas PUPR Banjarmasin Bangun Drainase di Sejumlah Lokasi

"Melaporkan TMT 2 November 2026 sebanyak 13 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) Program makan bergizi geratis (MBG) di Kab. Tanah Laut Prov Kalsel berhenti operasional dikarenakan mendapat sanksi Suspend (pemberhentian sementara) karena tidak tertib dan disiplin dalam menyampaikan Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH)," ujar Pelda Martiman saat dikonfirmasi.

Dari total 19 dapur pelayanan yang tercatat di wilayah Kabupaten Tanah Laut, sebanyak 13 unit kini terpaksa menghentikan aktivitasnya. Unit-unit yang disanksi meliputi SPPG Angsau 1 Pelaihari, SPPG Angsau 2 Pelaihari, SPPG Karang Taruna Pelaihari, SPPG Sarang Halang Pelaihari, SPPG Nusa Indah Bati-Bati, SPPG Liang Anggang Bati-Bati, serta SPPG Ujung Bati-Bati.

Selain itu, sanksi serupa juga menimpa SPPG Simpang Empat Sungai Baru Jorong, SPPG Batu Mulya Panyipatan, SPPG Kintap Tanah Laut, SPPG Sungai Cuka, SPPG Maluka Baulin Kurau, dan SPPG Jilatan Batu Ampar. 

Sementara itu, enam dapur lainnya masih dapat beroperasi normal, yakni SPPG Telaga Pelaihari, SPPG Panggung Pelaihari, SPPG Batakan Panyipatan, SPPG Tambang Ulang, SPPG Alur Jorong, dan SPPG Kintapura Kintap.